Get Adobe Flash player
My Profile
Link Terkait
Adsense Indonesia
Download Template poeji v 2.0
Sudah 151x di download

Jika anda ingin mendownload template CMS LOKOMEDIA V. 2.0 ini klik link di bawah ini :
Download Template v 2.0

Semoga bermanfaat ^_^
Salam Poeji
Download Template poeji v 1.0
Sudah 602x di download

Jika anda ingin mendownload template CMS LOKOMEDIA ini klik link di bawah ini :
Download Template

Semoga bermanfaat ^_^
Salam Poeji
Pencarian

Polling

Statistik User
030318
Pengunjung hari ini : 15
Total pengunjung : 8826
Hits hari ini : 88
Pengunjung Online : 7
Banner
Shoutbox


Nama :
Website :
Pesan :

Kata Mutiara
"Rahasia terbesar dalam hidup adalah melewati hari ini dengan penuh makna tentang kasih sayang, ilmu, dan iman. Karena dengan kasih sayang hidup menjadi indah, dengan ilmu hidup menjadi mudah, dan dengan iman hidup menjadi terarah"
Komentar Terkini
Diposting oleh : Administrator Kategori: Unik - Dibaca: 151 kali
Bookmark and Share

Saat asyik membaca koran atau majalah dalam sebuah perjalanan tiba-tiba kepala merasa pusing. Pernah mengalaimi kejadian seperti itu? Timothy C. Hain, guru besar ilmu saraf di Northwestern University Medical School, dan Charles M. Oman, direktur Man Vehicle Laboratory di M.I.T Center pernah menjelaskan tentang masalah ini.

Mabuk, entah akibat perjalanan menggunakan mobil atau kapal ataupun berada di ruang angkasa, merupakan suatu keadaan yang tidak menyenangkan akibat dari ketidakseimbangan antara situasi yang diharapkan otak dan informasi yang diterimanya melalui indera.

Untuk mengembalikan keseimbangan, otak mensintesis data dari berbagai sumber, termasuk penglihatan, sentuhan, dan telinga bagian dalam. Yang terakhir ini sangat penting karena otak mendeteksi gerakan kaku (angular motion) dan juga gerakan linear. Dalam banyak hal, semua input di terima. Ketika input tidak sesuai dengan situasi yang diharapkan otak, saat itulah terjadi mabuk atau rasa mual ingin muntah.

Bayangkan, Anda sedang duduk di jok belakang mobil sambil membaca. Mata Anda tertuju pada buku, dan ini diinformasikan ke otak bahwa Anda berada di dalam mobil.
Akan tetapi sewaktu kecepatan mobil berubah atau memutar, sensor dalam telinga Anda menangkap ada sesuatu yang berubah dan diinformasikan ke otak. Sayangnya otak membantah kenyataan itu karena ia menerima sinyal dari mata.

Ketidakseimbangan informasi inilah yang mengakibatkan mabuk. Melihat keluar jendela akan membantu mengurangi hal itu. Tak heran jika pengemudi jarang mabuk, karena dia tidak hanya memiliki sensor informasi yang pas karena dia yang mengontrol mobil. Jadi sensor yang dimiliki sopir siap dengan berbagai bentuk gerakan.

Cara itu bisa diterapkan jika Anda ingin bebas dari mabuk laut. Tetaplah berada di geladak kapal sehingga Anda bisa melihat cakrawala. Sekali sistem keseimbangan Anda telah mempelajari bagaimana mengatasi gerakan kapal ketika Anda mendapatkan guncangan, setelah itu dijamin tidak akan mabuk deh.
Namun dampaknya juga masih bisa Anda rasakan saat ke darat, tubuh Anda masih tetap dapat merasakan gerakan kapal untuk beberapa jam atau bahkan beberapa hari.

Mabuk juga bisa dialami oleh para astronaut. Data menunjukkan bahwa mabuk angkasa diderita oleh 70% calon astronot. Dalam keadaan tanpa bobot atau gravitasi mikro, kondisi dalam telinga tidak dapat menentukan posisi naik atau turun.
Beberapa anggota kru mengatakan bahwa mereka secara terus menerus merasakan bahwa posisi mereka terbalik, meskipun orientasi mereka sudah benar.

 

Sumber : beritaunik.net


Semoga bermanfaat ^_^


Salam poeji,
http://daftarjualbeli.com | http://poeji.ciganjur.com






poeji
26 Desember 2011 - 21:34:56 WIB

Jangan lupa tinggalkan komentarnya ya ^_^

Thanks...
<< First | < Prev | 1 | Next > | Last >>
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)